Senin, 03 Oktober 2011
KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN WIRELESS (Wi-Fi)
Seiring berkembangnya zaman, apalagi di zaman globalisasi seperti sekarang ini tidak dipungkiri lagi bahwa setiap orang membutuhkan fasilitas internet yang digunakan untuk membantu mendapatkan informasi untuk setiap kegiatannya. Facebook, twitter, google, yahoo dan lain sebagainya. Dengan adanya fasilitas wireless (wi-fi) di tempat umum misalnya sekolah, kampus, restoran, kantor, hotel dll tentunya semakin memudahkan kita dalam mendapatkan sebuah informasi. Hanya dengan membawa handphone, laptop atau gadget lainnya serta mencari tempat yang menyediakan wireless (wi-fi) kita dapat menikmati fasilitas wireless (wi-fi) secara gratis.
Keuntungan Wireless (Wi-Fi) :
- Pemakai fasilitas WiFi tidak dibatasi ruang geraknya hanya dibatasi pada jarak jangkauan WiFi tersebut.
- Sebagian besar laptop, notebook serta handphone terbaru telah dilengkapi dengan perangkat network wireless dengan teknologi WiFi.
- Wi-Fi dapat dipasang di area” yang tidak dapat diakses oleh kabel, seperti area outdoor.
- Lebih fleksibel karena tidak dibatasi oleh jaringan distribusi. Dengan didukung tinggi tower daya pancar 100mW sudah dapat menjangkau area 1 - 2 km.
- Jarak pada sistem WiFi mampu menjangkau area 100 feet atau 30M radius. Yang dilengkapi perangkat khusus seperti booster yang berguna sebagai relay yang mampu menjangkau beberapa kilometer ke satu arah (directional), Access Point dimana dapat saling merelay kembali ke beberapa titik sehingga memperjauh jarak jangkauan.
Kelemahan Wireless (WiFi) :
Secara umum :
- Kelemahan pada konfigurasi.
- Jenis enkripsi yang digunakan.
Kelemahan Wireless :
- Untuk dapat menikmati fasilitas WiFi kita harus berada di area yang terjangkau oleh WiFi tersebut (hotspot).
- Jika memiliki handphone, laptop serta gadget lainnya harus memiliki perangkat network wireless dengan teknologi WiFi.
- Access Point lebih rentan terkena virus.
- Jika melakukan pertukaran data sangat mudah untuk disadap.
- Ketika tidak ada akses tertutup jaringan, WiFi bisa digunakan untuk menduplikasikan data yang disalurkan melalui jaringan. Jika tidak diproteksi secara kuat maka network WiFi bisa diakses bebas berinternet.
Dibandingkan dengan kabel STP
Keuntungan penggunaan kabel STP :
- Kecepatan transmisi data lebih tinggi dibandingkan dengan WiFi (10-100Mbps).
- Dikarenakan memiliki bandwidth yang tinggi pengguna bisa menggunakan aplikasi yang lebih banyak.
- Tidak rentan terhadap penyadapan data.
Kelemahan penggunaan kabel STP :
- Biaya yang digunakan cukup mahal.
- Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
- Pada frekuensi tinggi keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya acoecrosstalka dan sinyal acoenoisea
referensi : http://ipankmilanisty.blogspot.com/2009/10/keuntungan-kekurangan-wireless-wi-fi-vs.html
Rabu, 20 April 2011
TUGAS ILMU BUDAYA DASAR
HIDUP BERMASYARAKAT
Disusun Oleh :
Inten Wulandini
53410576
1IA19
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat dan hidayahnya saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Di dalam makalah ini, saya akan membahas tentang Hidup Bermasyarakat serta untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
Demikian makalah ini saya buat semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca, serta saya minta maaf apabila makalah ini belum sempurna dan jauh dari yang diharapkan, oleh karenanya saya meminta kritik dan saran yang sifatnya mendukung untuk kemajuan makalah ini.
Bekasi, 20 April 2011
Penyusun
(Inten Wulandini)
Daftar Isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Batasan Masalah
1.3 Tujuan Penulisan
Bab II Pembahasan
2.1 Hubungan antara individu dalam kehidupan bermasyarakat
2.2 Dampak bersosialisasi dengan lingkungan bermasyarakat
2.3 Kebudayaan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat
Bab III Penutup
3.1. Kesimpulan
3.2 Saran
Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Manusia dikatakan sebagai makhluk individu yang pada dasarnya dibentuk oleh tiga aspek yaitu aspek organis jasmaniah, psikis rohaniah dan sosial. Dalam perkembangannya menjadi ‘manusia’, sebagaimana diistilahkan oleh Dick Hartoko, individu tersebut menjalani sejumlah bentuk sosialisasi. Sosialisasi inilah yang membantu individu mengembangkan ketiga aspeknya tersebut. Manusia sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. dalam memenuhi semua kebutuhan hidupnya.
1.2 Batasan Masalah
Makalah ini membahas mengenai bagaimana hubungan seorang individu terhadap lingkungannya. Dimulai dari hubungannya dengan masyarakat, dampak apa saja yang didapat dari hubungan atau interaksi sosial tersebut serta hubungannya dengan kebudayaan.
1.3 Tujuan Penulisan
Memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang bagaimana hubungan antar individu dengan lingkungannya, cara dia dalam berinteraksi dengan lingkungannya serta dampak apa saja yang didapat dari hubungan tersebut.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Hubungan antara individu dalam kehidupan bermasyarakat
Individu berasal dari kata latin yaitu individuum yang “ berarti tak terbagi”. Dengan kata lain individu adalah seseorang yang memiliki kepribadian serta memiliki pola tingkah laku yang berbeda satu sama lain.
Dalam kehidupan bermasyarakat seorang individu pasti membutuhkan orang lain dalam memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Dimulai dari lingkungan terkecil yaitu lingkungan keluarga kemudian ke lingkungan masyarakat. Cara ini juga dibutuhkan untuk mempererat hubungan antar sesama manusia. Hubungan timbal balik sangat terlihat dalam bermasyarakat. Misalnya, jika hari ini seseorang berbuat baik menolong tetangganya yang sedang kesusahan maka pada suatu hari nanti apabila ia menemui kesulitan maka para tetangganya pun tidak akan melupakan kebaikannya dan pasti akan menolong orang tersebut.
2.2 Dampak bersosialisasi dengan lingkungan bermasyarakat
“Dengan siapa kita bergaul akan sangat memengaruhi cara kita hidup dan berpikir.” Maksud dari kutipan tersebut adalah dengan siapa kita bergaul atau berinterkasi dalam kehidupan bermasyarakat ini akan sangat berpengaruh pada cara pikir serta cara hidup kita. Jika kita memilih untuk berhubungan dengan orang yang baik serta bermanfaat bagi hidup kita maka apa yang kita dapat pun akan baik dan positif juga namun sebaliknya jika kita memilih untuk berhubungan dengan orang yang tidak baik maka apa yang kita dapat pun tidak akan baik dan tidak ada manfaatnya dalam hidup kita.
· Dampak Positif
- Mempererat tali persaudaraan antar warga
- Saling menghormati dan menghargai antar warga
- Saling tolong menolong jika ada yang kesusahan
- Bisa menjadi panutan bagi orang lain misalnya dengan menjadi seorang RT / RW
· Dampak Negatif
- Tidak ada rasa saling menghormati antar warga
- Membicarakan hal-hal yang tidak baik (bergosip) yang bisa menimbulkan fitnah
- Tidak ada kerukunan antar warga
2.3 Kebudayaan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat
Kebudayaan yang diterapkan seseorang dalam kehidupan sehari-harinya merupakan suatu kebiasaan atau adat istiadat dari kebudayaan daerah tersebut. Maka jika ingin dihargai dalam kehidupan bermasyarakat hendaknya kita menghormati adat istiadat tersebut.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai hubungan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Dalam kehidupan sosial, manusia pasti saling membutuhkan satu sama lain agar tercapai semua kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu hendaklah membina hubungan baik antar sesama manusia.
3.2 Saran
Hendaklah berhati – hati dalam membina sebuah hubungan dalam bermasyarakat. Pilihlah yang bermanfaat untuk kehidupan anda, jika tidak bermanfaat sebaiknya tinggalkan saja.
Daftar Pustaka
http://wildaznov11.blogspot.com/2009/01/manusia-sebagai-individu-keluarga-dan.html
http://wildaznov11.blogspot.com/2009/01/manusia-sebagai-individu-keluarga-dan.html
Sabtu, 16 April 2011
Sabtu, 26 Februari 2011
Apa pengaruh yang paling besar di masa sekarang ini terhadap kebudayaan dengan berkembangnya teknologi informasi ?
Di zaman modern saat ini segalanya menjadi semakin mudah dikarenakan semua fasilitas khususnya di bidang teknologi sudah semakin maju dan mudah didapat. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia memerlukan teknologi dalam kehidupan sehari-hari tujuannya agar lebih memudahkan dalam beraktivitas misalnya, handphone, computer, laptop dsb.
Tidak dipungkiri bahwa perkembangan teknologi saat ini juga membawa pengaruh yang kurang baik atau negatif dalam kehidupan manusia. Kehadiran tekologi yang sedemikian canggih membuat masyarakat mempunyai begitu banyak pilihan untuk memilih apa yang dikehendakinya misalnya dalam bidang kebudayaan tidak dipungkiri bahwa budaya barat (luar) yang masuk dan diterima oleh masyaratakat sangat berpengaruh. Tetapi itu semua kembali ke diri masing-masing. Bagaimana cara kita menanggapi hal tersebut.
Contoh positifnya jika kebudayaan kita bisa di unggah di internet, kemungkinan akan ada banyak turis asing yang datang ke Indonesia untuk belajar kebudayaan Indonesia tapi jika di unggah sembarangan bisa memiliki efek negatif juga yaitu dengan mengakui budaya kita sebagai budaya negara dia ( contoh : Malaysia ) dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, sepertinya budaya kita akan semakin di tinggalkan oleh para remaja maka dari itu kita sebagai penerus harus melestarikannya, serta banyak lagi contoh positif yang bisa kita terima dan menguntungkan diri kita.
Contoh negatifnya pengaruh teknologi mempengaruhi bergesernya nilai–nilai budaya dalam masyarakat. Teknologi diciptakan oleh manusia untuk dapat memenuhi kebutuan manusia itu sendiri, akan tetapi pada perkembangan selanjutnya justru teknologi tersebut disalah gunakan. Budaya yang ada semakin ditinggalkan karena dengan mudahnya kita bisa meniru budaya orang luar, remaja lebih cenderung belajar budaya luar daripada budaya yang ada di Indonesia.
Oleh karena itu sebaiknya kita lebih bisa menggunakan teknologi serta fasilitas yang ada dengan baik. Dengan cara memilah terlebih dahulu mana yang bisa dicontoh dan mana yang tidak. Jangan hanya bisa menerima begitu saja karena dengan mudah kita sendiri yang terbawa arus yang berakibat malah menjerumuskan diri kita sendiri.
Kamis, 17 Februari 2011
makes me smile
A person can make you feel high,
A person can make you feel low.
But only you can decide,
Which way you want to go.
A person can hurt you mentally,
A person can hurt you physically.
But only you can place,
A limit on your abilities.
A person can cause drama,
A person can cause a situation.
But only you can create,
Your own reputation.
A person can make you laugh,
A person can make you cry.
But only you can make,
Decisions for your life.
I guess what I’m trying to say,
That when you’re living day to day.
Don’t live by what people do,
But live by what you know is true.
~anonymous
Selasa, 11 Januari 2011
KEBUDAYAAN INDONESIA YANG MEMBANGGAKAN
Menurut saya kebudayaan bangsa Indonesia ada banyak sekali. Contoh yang saya ambil adalah berdasarkan kebudayaan atau kebiasaan yang sering dilakukan di kampung halaman saya Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Mungkin kebiasaan ini tidak hanya terjadi di kampung halaman saya tetapi juga di kota-kota lain di Indonesia.
Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat banyak yang dapat kita ambil manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari. Di masyarakat daerah kebudayaan gotong royong yang sangat menonjol dimana bila ada satu warga atau keluarga yang mengadakan hajatan misalnya pernikahan dan sunatan maka semua tetangga akan ikut terlibat misalnya semua bahan makanan serta keperluan lain untuk pesta semua berasal dari tetangga atau warga setempat seperti, beras,daging,telur,ayam,sayur mayur dan sebagainya. Untuk mempersiapkan makanannya atau keperluan lain semua dikerjakan bersama yang biasa disebut 'rewangan' di kediaman yang punya hajatan atau pesta.
Yang lebih anehnya apa yang telah kita berikan semua itu akan tercatat oleh seorang warga yang dituakan atau dipercaya. Kebiasaan ini pasti akan digantikan kembali oleh keluarga yang telah disumbangkan (bisa dibilang hubungan timbal balik atau balas budi) bila keesokan harinya warga lain juga mengadakan hajatan. Kebudayaan ini sudah berlangsung turun temurun di kampung halaman saya dan itu bukan menjadi masalah bagi masyarakat kami. Walaupun salah satu warganya sudah keluar dari daerah tersebut atau pindah kebudayaan ini tidak akan dilupakan dan masih tetap digunakan.
Tidak hanya untuk acara pernikahan atau sunatan, untuk keluarga yang telah tertimpa musibah (meninggal dunia) kebiasaan ini juga digunakan dan itu berlangung selama 40 hari.
Mungkin itu salah satu kebudayaan Indonesia yang menurut saya unik tapi memang terjadi di sebagian besar masyarakatnya.
Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat banyak yang dapat kita ambil manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari. Di masyarakat daerah kebudayaan gotong royong yang sangat menonjol dimana bila ada satu warga atau keluarga yang mengadakan hajatan misalnya pernikahan dan sunatan maka semua tetangga akan ikut terlibat misalnya semua bahan makanan serta keperluan lain untuk pesta semua berasal dari tetangga atau warga setempat seperti, beras,daging,telur,ayam,sayur mayur dan sebagainya. Untuk mempersiapkan makanannya atau keperluan lain semua dikerjakan bersama yang biasa disebut 'rewangan' di kediaman yang punya hajatan atau pesta.
Yang lebih anehnya apa yang telah kita berikan semua itu akan tercatat oleh seorang warga yang dituakan atau dipercaya. Kebiasaan ini pasti akan digantikan kembali oleh keluarga yang telah disumbangkan (bisa dibilang hubungan timbal balik atau balas budi) bila keesokan harinya warga lain juga mengadakan hajatan. Kebudayaan ini sudah berlangsung turun temurun di kampung halaman saya dan itu bukan menjadi masalah bagi masyarakat kami. Walaupun salah satu warganya sudah keluar dari daerah tersebut atau pindah kebudayaan ini tidak akan dilupakan dan masih tetap digunakan.
Tidak hanya untuk acara pernikahan atau sunatan, untuk keluarga yang telah tertimpa musibah (meninggal dunia) kebiasaan ini juga digunakan dan itu berlangung selama 40 hari.
Mungkin itu salah satu kebudayaan Indonesia yang menurut saya unik tapi memang terjadi di sebagian besar masyarakatnya.
Langganan:
Postingan (Atom)